Ini Asupan Makanan Sumber Omega-3 untuk Tubuh Kita

Monday, 05 January 2026

Omega-3 adalah salah satu nutrisi penting yang sering dibicarakan, tapi tidak semua orang benar-benar memahami betapa vitalnya zat ini bagi tubuh. Yang perlu kamu tahu: Omega-3 adalah asam lemak esensial, artinya tubuh sama sekali tidak bisa memproduksinya sendiri. Padahal, Omega-3 terlibat dalam banyak fungsi penting—mulai dari menjaga kesehatan jantung, mendukung otak, hingga meredakan peradangan. Karena itulah, asupan dari makanan atau suplemen menjadi satu-satunya cara untuk memenuhi kebutuhannya.

Dalam kelompok Omega-3, ada tiga jenis utama: ALA, serta EPA dan DHA. ALA banyak ditemukan dalam bahan nabati, sedangkan EPA dan DHA banyak terdapat dalam ikan serta hasil laut lainnya. Ketiganya bekerja saling melengkapi untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi tubuh.

 

Manfaat Omega-3 yang Sangat Penting untuk Tubuh

Berdasarkan bahan yang kamu berikan, Omega-3 memiliki rangkaian manfaat yang luar biasa. EPA dan DHA membantu menurunkan risiko penyakit jantung, meningkatkan fungsi kognitif, menjaga kesehatan tulang dan sendi, hingga mempertahankan fungsi penglihatan. Omega-3 juga dikenal dapat membantu mengurangi depresi, menurunkan risiko kanker, meredakan inflamasi, serta mendukung kesehatan kulit dan proses aging. Singkatnya, ini nutrisi yang “kerjanya” ada di hampir seluruh sistem tubuh. Tidak heran jika tubuh sangat bergantung pada suplai Omega-3 setiap hari.

Sumber Makanan Kaya Omega-3

Beruntungnya, kita memiliki banyak pilihan makanan untuk mencukupi kebutuhan Omega-3. Berikut sumber terbaik yang bisa kamu masukkan ke menu harian:

1. Ikan Berlemak

Ikan laut dalam merupakan sumber EPA dan DHA paling melimpah. Salmon, makarel, tuna, sarden, dan herring adalah contoh ikan yang sangat kaya Omega-3. Kandungan EPA–DHA yang tinggi membuat jenis ikan ini sangat efektif untuk menjaga kesehatan jantung dan mengurangi peradangan.

2. Minyak Ikan (Fish Oil)

Fish oil adalah salah satu bentuk sumber Omega-3 yang paling mudah didapat dan paling praktis dikonsumsi. Karena sudah berbentuk minyak, kandungan EPA dan DHA di dalamnya terserap dengan lebih mudah oleh tubuh.

3. Bahan Nabati Kaya ALA

Jika kamu lebih banyak mengonsumsi makanan nabati, sumber Omega-3 tetap bisa kamu dapatkan melalui ALA yang ada pada chia seed, flaxseed, walnut, minyak canola, dan minyak kedelai. ALA berperan sebagai sumber energi sekaligus membantu menjaga sistem imun.

4. Seafood Lain

Jenis makanan laut seperti udang, tiram, dan kepiting juga mengandung Omega-3, meski tidak setinggi ikan berlemak. Tetap bermanfaat jika dikonsumsi rutin sebagai variasi.

 

Berapa Banyak Omega-3 yang Dibutuhkan Tubuh?

Dalam materi yang kamu berikan, Kementerian Kesehatan merekomendasikan asupan 1,1–1,6 gram Omega-3 per hari untuk orang dewasa. Jumlah ini bisa diperoleh dari kombinasi makanan sehari-hari dan suplemen, terutama jika pola makanmu tidak selalu stabil.

Salah satu publikasi dalam Journal of Nutrition (2020) menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi ikan atau minyak ikan terbukti menaikkan kadar EPA dan DHA dalam darah, yang berkaitan langsung dengan penurunan trigliserida dan peradangan tubuh. Temuan ini memperkuat pentingnya memastikan asupan Omega-3 terpenuhi setiap hari.

 

Cukupi Kebutuhan Omega 3 dengan hemaviton FitOmega-3 yang Praktis

Untuk kamu yang ingin cara praktis memenuhi kebutuhan Omega-3 tanpa harus selalu makan ikan berlemak, hemaviton FitOmega-3 bisa menjadi solusi. Dengan kandungan Fish Oil 1200 mg per serving, produk ini membantu:

  • Mengurangi produksi trigliserida di hati
  • Mendukung metabolisme lemak dan menurunkan peradangan pembuluh darah
  • Meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik)

Suplemen ini dirancang untuk membantu menjaga kesehatan jantung dan metabolisme, terutama bagi kamu yang aktif dan ingin selalu fit setiap hari. Love Your Life!