Susah Fokus Saat WFA? Ini 7 Rutinitas Harian untuk Menjaga Konsentrasi
Tuesday, 06 January 2026Sistem kerja Work from Anywhere (WFA) memang terdengar menyenangkan —
bisa kerja di rumah, kafe, atau ruang coworking sesuai suasana hati. Tapi di
balik fleksibilitas itu, banyak yang justru kesulitan menjaga fokus. Lingkungan
yang berubah-ubah, suara bising, hingga ritme kerja yang tidak konsisten bisa
membuat otak cepat jenuh dan sulit konsentrasi.
Supaya tetap produktif di mana pun kamu
bekerja, coba terapkan tujuh rutinitas berikut untuk menjaga konsentrasi.
1. Mulai Hari dengan Rutinitas Pagi
Hal sederhana seperti mandi pagi, sarapan
sehat, dan berpakaian rapi bisa memberi sinyal ke otak bahwa hari kerja sudah
dimulai. Rutinitas ini membantu tubuh dan pikiran beradaptasi lebih cepat ke
mode produktif, bahkan tanpa kantor fisik.
2. Buat Daftar Prioritas
Lingkungan yang dinamis saat WFA sering
bikin ritme kerja berantakan. Supaya tetap terarah, buat daftar 3–5 tugas utama
setiap pagi. Fokus selesaikan satu per satu agar energi dan perhatianmu tidak
terbagi ke banyak hal sekaligus.
3. Gunakan Teknik Pomodoro
Susah fokus berjam-jam? Coba metode Pomodoro:
kerja intens 25 menit, lalu istirahat 5 menit. Setelah empat siklus, ambil jeda
lebih panjang. Dalam jurnal Cognition (2011), Ariga dan Lleras
menjelaskan bahwa jeda singkat di antara periode kerja dapat “menyegarkan”
kembali fokus otak dan mencegah kelelahan mental akibat durasi kerja panjang.
4. Pilih Lingkungan yang Tepat
Suasana tempat kerja berpengaruh besar pada
produktivitas. Pastikan lokasi pilihanmu punya pencahayaan cukup, koneksi
internet lancar, dan minim distraksi. Kalau kerja di kafe, pilih tempat yang
tidak terlalu ramai dan posisikan duduk menjauh dari area lalu-lalang.
5. Lakukan Peregangan Ringan
Duduk terlalu lama membuat otot kaku dan
sirkulasi darah menurun — efeknya, otak jadi cepat lelah. Sisihkan waktu 1–2
menit tiap jam untuk berdiri, meluruskan kaki, atau memutar bahu. Aktivitas
kecil ini cukup membantu mengembalikan kesegaran dan konsentrasi.
6. Kurangi Gangguan Digital
Notifikasi media sosial dan chat pribadi
bisa dengan mudah mengalihkan perhatian. Coba aktifkan mode Do Not Disturb
atau gunakan aplikasi manajemen waktu agar fokusmu tidak terpecah.
7. Penuhi Nutrisi Kognitif
Konsentrasi juga dipengaruhi oleh asupan
nutrisi. Vitamin B Complex, Ginseng Extract, dan L-Glutamic Acid penting untuk
menjaga fungsi kognitif dan energi mental. Penelitian dalam jurnal Psychopharmacology
(2005) menemukan bahwa Ginseng Extract mampu meningkatkan performa
kognitif selama aktivitas berat. Sementara riset di Nature Reviews
Neuroscience (2008) menjelaskan bahwa L-Glutamic Acid berperan
penting dalam transmisi sinyal saraf serta mendukung proses belajar dan memori.
Nah, untuk kamu yang sering bekerja di
berbagai tempat dan butuh dukungan ekstra agar tetap fokus dan berstamina, hemaviton
Stamina Plus bisa jadi pilihan tepat.
Produk ini mengandung:
- Ginseng Extract, Guaranine,
dan Vitamin B Complex untuk mendukung metabolisme energi dan
stamina.
- L-Glutamic Acid dan Mineral
untuk membantu meningkatkan daya konsentrasi.
- Buffered Vitamin C 250 mg, Vitamin
A, Vitamin E, dan Zinc sebagai antioksidan agar tubuh
tetap segar.
hemaviton Stamina Plus juga telah memiliki sertifikasi halal dari MUI & BPJPH, sehingga aman dikonsumsi setiap hari. Konsumsi 2 kapsul per hari, agar stamina dan konsentrasi atau fokus tetap terjaga — di mana pun kamu bekerja dan berkreasi.
Related Article
Ini Kriteria Suplemen yang Cocok Dikonsumsi untuk Usia 30 Tahun ke Atas
Memasuki usia 30 tahun, tubuh mulai mengalami perubahan fisiologis yang membuat kebutuhan nutrisi semakin...
SELENGKAPNYA