Ciri Kehilangan Collagen Pada Tubuh, Apa Saja Dampaknya?
Tuesday, 06 January 2026Collagen adalah protein utama yang
membentuk struktur kulit, rambut, kuku, sendi, hingga jaringan ikat. Sayangnya,
produksi collagen alami tubuh mulai menurun sejak usia 25 tahun dan terus berkurang
setiap tahunnya. Faktor lain seperti paparan sinar UV, polusi, stres, kurang
tidur, serta pola makan tidak sehat juga mempercepat kerusakan collagen.
Ketika kadar collagen menurun, tubuh mulai
menunjukkan berbagai tanda—baik yang terlihat di permukaan maupun yang
dirasakan dari dalam. Mengenali ciri-cirinya sejak awal penting agar kamu bisa
segera mengambil langkah pencegahan.
1. Kulit Mulai Mengendur dan Kurang
Elastis
Salah satu tanda paling jelas dari
menurunnya collagen adalah kulit yang mulai terlihat kendur, terutama di area
pipi, bawah mata, dan garis rahang. Kulit kehilangan kekencangan alaminya
karena struktur penopangnya melemah.
Penelitian “Skin Anti-Aging Strategies”
menjelaskan bahwa penurunan collagen membuat kulit menjadi lebih tipis dan
elastisitasnya berkurang, sehingga tanda penuaan muncul lebih cepat.
2. Timbul Kerutan Halus dan Garis
Ekspresi
Kerutan adalah gejala klasik dari minimnya
collagen. Garis-garis halus biasanya mulai muncul di dahi, sekitar mata, atau
mulut. Pada awalnya terlihat ringan, tetapi akan semakin dalam seiring
hilangnya collagen.
Dalam jurnal “Collagen Supplementation
as a Complement to Dermatological Procedures”, disebutkan bahwa
suplementasi collagen dapat meningkatkan hidrasi dan elastisitas kulit sehingga
membantu mengurangi tampilan kerutan.
3. Rambut dan Kuku Mudah Rapuh
Collagen tidak hanya berperan pada kulit,
tapi juga pada kekuatan rambut dan kuku. Kekurangannya dapat membuat rambut
lebih mudah rontok, kering, dan kusam, sementara kuku menjadi lebih mudah patah
atau terkelupas.
4. Sendi Mudah Nyeri atau Kaku
Collagen adalah komponen penting pada
tulang rawan dan jaringan penghubung. Ketika kadarnya menurun, sendi bisa
terasa lebih kaku, mudah nyeri, atau menimbulkan bunyi saat digerakkan.
Hal ini sering dialami oleh orang yang
aktif olahraga maupun pekerja dengan aktivitas fisik berat.
5. Proses Pemulihan Tubuh Lebih Lambat
Collagen terlibat dalam regenerasi
jaringan. Kekurangannya membuat proses pemulihan setelah aktivitas fisik atau
cedera kecil menjadi lebih lama. Tubuh pun terasa lebih mudah lelah.
Bagaimana Mengatasinya? Cukupi Collagen
dengan Praktis Bersama hemaviton C1000 TOTAL CARE + Collagen
Jika kamu mulai merasakan beberapa tanda di
atas, artinya tubuh membutuhkan tambahan collagen dari luar. Mengonsumsi
minuman mengandung collagen bisa menjadi cara praktis dan efektif untuk
membantu memulihkannya.
hemaviton C1000 TOTAL CARE + Collagen hadir sebagai pilihan tepat karena menggabungkan Collagen,
untuk membantu menjaga elastisitas kulit, kekuatan jaringan, serta kesehatan
rambut dan kuku, Buffered Vitamin C 1000 mg, lebih tidak asam dan nyaman
di lambung, maupun Vitamin C berperan penting sebagai kofaktor pembentukan
collagen alami tubuh
Kombinasi Vitamin C dan Collagen dalam satu
produk membuat proses penyerapan lebih optimal. Rasanya segar, nyaman diminum
setiap hari, dan cocok untuk pria maupun wanita yang ingin menjaga kesehatan
kulit dan daya tahan tubuh.
Dengan konsumsi rutin, kamu bisa membantu memperlambat tanda penuaan, menjaga kulit tetap sehat, dan mendukung kesehatan jaringan tubuh. hemaviton C1000 TOTAL CARE + Collagen juga mudah ditemukan di Indomaret, Alfamart, dan e-commerce favorit
Related Article
Ini Kriteria Suplemen yang Cocok Dikonsumsi untuk Usia 30 Tahun ke Atas
Memasuki usia 30 tahun, tubuh mulai mengalami perubahan fisiologis yang membuat kebutuhan nutrisi semakin...
SELENGKAPNYA