Penyebab Daya Tahan Tubuh Melemah dan Cara Mengatasinya

Tuesday, 21 November 2023

Daya tahan tubuh yang kuat adalah kunci bagi kesehatan yang optimal. Namun, ada banyak faktor yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, memicu risiko penyakit dan infeksi. Lantas, apa saja penyebab umum daya tahan tubuh yang melemah dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya berikut ini.

 

Penyebab daya tahan tubuh melemah dan cara mengatasinya

Tanpa disadari, ada banyak hal yang dapat memengaruhi daya tahan tubuh kita setiap harinya. Diantaranya adalah sebagai berikut.

 

1. Polusi Udara dan Lingkungan

Paparan polusi udara dan lingkungan secara terus-menerus yang dapat merugikan sistem pernapasan dan memengaruhi kualitas udara yang kita hirup.

  • Cara Mengatasinya: Gunakan masker ketika berada di lingkungan yang penuh polusi, pastikan ventilasi yang baik di dalam ruangan, dan pertahankan kebersihan lingkungan tempat tinggal.

 

2. Kurangnya Asupan Nutrisi

Diet yang kurang seimbang dan kekurangan nutrisi dapat melemahkan daya tahan tubuh, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi.

  • Cara mengatasinya: Konsumsi makanan yang kaya nutrisi seperti buah-buahan, sayuran, protein, dan biji-bijian. Jika perlu, pertimbangkan suplemen nutrisi setelah berkonsultasi dengan profesional kesehatan.

 

3. Kurangnya Aktivitas Fisik

Gaya hidup yang kurang aktif dapat mengakibatkan berkurangnya sirkulasi darah, penurunan fungsi organ, dan peningkatan risiko penyakit.

  • Cara mengatasinya: Rutin berolahraga, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau melakukan latihan fisik yang disukai, dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

 

4. Kurangnya Tidur yang Cukup

Kurang tidur dapat menyebabkan penurunan produksi sel-sel kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko penyakit.

  • Cara mengatasinya: Prioritaskan tidur yang cukup dengan menciptakan rutinitas tidur yang konsisten, hindari stimulan sebelum tidur, dan ciptakan lingkungan tidur yang nyaman.

 

5. Stres dan Kecemasan

Stres kronis dapat mengakibatkan pelepasan hormon stres, yang dapat menekan sistem kekebalan tubuh.

  • Cara mengatasinya: Terapkan teknik manajemen stres seperti meditasi, yoga, atau kegiatan relaksasi untuk menjaga keseimbangan emosional.

 

6. Kurangnya Hidrasi

Dehidrasi dapat mengurangi fungsi organ dan menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.

  • Cara Mengatasinya: Pastikan untuk minum air secukupnya sepanjang hari, terutama saat cuaca panas atau saat melakukan aktivitas fisik.

 

7. Paparan Mikroorganisme dan Infeksi

Paparan terhadap mikroorganisme patogen seperti bakteri dan virus dapat menyebabkan penyakit dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

  • Cara Mengatasinya: Praktik kebersihan tangan yang baik, hindari kontak langsung dengan orang yang sakit, dan pertimbangkan vaksinasi yang sesuai.

 

8. Konsumsi Alkohol dan Merokok

Konsumsi alkohol berlebihan dan merokok dapat merusak sel-sel kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko penyakit.

  • Cara Mengatasinya: Batasi konsumsi alkohol, hindari merokok, dan pertimbangkan untuk mencari bantuan jika Anda mengalami kesulitan menghentikan kebiasaan ini.

 

Untuk mendukung upaya dalam meningkatkan daya tahan tubuh, pastikan juga untuk mengonsumsi suplemen tambahan yang mengandung vitamin C di dalamnya, seperti hemaviton C1000 TOTAL CARE Less Sugar yang mengandung Formula TOTAL CARE dari Buffered Vitamin C 1000 mg, D3 dan Zinc di dalamnya. Kandungan inilah yang bekerja secara sinergis meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, hemaviton C1000 TOTAL CARE Less Sugar juga dilengkapi dengan pemanis alami Stevia dan kandungan gula yang lebih rendah sehingga lebih rendah kalori

 

Tak perlu khawatir, Buffered Vitamin C 1000 mg bersifat lebih tidak asam sehingga nyaman untuk lambung. Vitamin C 1000 mg memegang peranan penting untuk memelihara daya tahan tubuh agar tidak mudah jatuh sakit. Telah mendapat sertfikasi HALAL, hemaviton C1000 TOTAL CARE Less Sugar tersedia dalam bentuk kaleng Ready To Drink dengan rasa Orange, kamu bisa mendapatkan seluruh kebaikan vitamin C secara praktis namun dengan kadar gula yang lebih rendah, loh!