Backpacking sendirian? Why Not!

Monday, 19 October 2015

Backpacking sendirian biasanya jarang menjadi pilihan para traveler pemula. Alasannya takut tersesat, merasa kurang seru, dan sebagainya. Namun sebenarnya berpergian sebagai solo backpacker banyak keuntungannya!

Lebih bebas. Mau pergi kapan pun atau kemana pun, kita bebas mengatur sendiri. Tidak perlu menyamakan waktu cuti atau mengompromikan minat pada atraksi wisata tertentu.

Menambah kepercayaan diri. Bepergian seorang diri artinya kamu akan mengatasi semua masalah yang muncul sendirian. Dengan berhasil melewati itu semua kepercayaan dirimu akan jauh meningkat. Masalah dalam kehidupan sehari-hari rasanya lebih kecil kalau dibandingkan masalah yang sudah kamu taklukkan selama backpacking sendirian.
 

Semakin tangguh. Semakin jauh dan beragam perjalanan yang harus kamu tempuh, tantangannya akan semakin banyak. Misalnya, itinerary yang tiba-tiba berubah karena cuaca tiba-tiba tidak bersahabat. Pengalaman ini akan mentransformasi kamu jadi pribadi yang lebih mandiri dan tangguh.

Selalu waspada. Ketika terjadi masalah, satu-satunya orang yang bisa diandalkan adalah diri sendiri. Untuk itu, wajib untuk kita menyiapkan diri dengan baik sebelum bepergian.

Lebih fokus. Saat backpacking sendirian dan mengunjungi tempat-tempat terkenal, kamu bisa fokus menambah wawasan tentang sejarah bahkan berlatih bahasa langsung dengan penutur aslinya. Kalau sama teman sedikit-sedikit kamu akan disibukkan untuk foto bareng.

Menambah teman. Berbagi cerita dengan penduduk maupun sesama traveler yang kita temui saat backpacking, kesempatanmu menambah sahabat baru jadi terbuka lebar. Siapa tahu ada yang bisa membantumu dalam petualangan berikutnya.

Foto: Shutterstock